Showroom & Pemasaran:
Darmo Permai Selatan 17/25 Surabaya 60226
Phone : (031) 7321364 (HUNTING)
Fax : (031) 7320243
HP : 08884996659
email : info@juraganbatik.com

Keranjang Belanja

Keranjang belanja kosong.

Currencies


 

Online Suport


Hubungi Costumer Service kami melalui Yahoo Messenger!
ngobrol2

Pembayaran



KCP Tanjung Perak, Surabaya
Account # 0190201334
a/n Eka Diah Susanti


KCP Kusumabangsa, Surabaya
Account # 0360-01-012253-50-8
a/n Eka Diah Susanti


a/n Eka Diah Susanti
Darmo Permai Selatan 17/25, Surabaya 60226

Statistik Pengunjung


Jumlah Pengunjung Sejak
1 Januari 2010:43079

Guest Online: 6
Visitors Counter
 
Cara Pembuatan Batik PDF Print E-mail
Written by Eka widya   
Thursday, 01 July 2010 09:57

Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

Jenis Batik

Menurut Teknik

  • Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.

 

  • Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.

Menurut Asal Pembuatan

Batik Jawa
batik Jawa adalah sebuah warisan kesenian budaya orang Indonesia, khususnya daerah Jawa yang dikuasai orang Jawa dari turun temurun. Batik Jawa mempunya motif-motif yang berbeda-beda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha. Batik jawa banyak berkembang di daerah Solo atau yang biasa disebut dengan batik Solo.
Last Updated on Thursday, 15 July 2010 09:05